drupal statistics
Home Highlight Warga
Diterbitkan pada: Mon, Feb 4th, 2013

Pemkot Ganti Nama Masjid, Warga & Tokoh Agama Geram

Masjid Baitul Kamal menjadi kebanggaan warga yang berada di Balaikota, Depok, secara sepihak telah diganti nama menjadi Masjid Agung Balaikota.

Protes warga Depok cukup beralasan karena pembangunan masjid itu bukan sepenuhnya berasal dari APBD, tapi sebagian warga turut memberikan bantuan dalam pembangunannya.

“Perlu diingat, dalam pembangunan masjid Baitul Kamal kita juga ikut memberi iuran, waktu itu pakai kupon. Sekarang tanpa ada pemberitahuan diganti namanya. Kalau tindakannya seperti ini, Pemkot sudah tidak beretika,”terang ketua PCNU Depok, KH. Burhanuddin Marzuki seusai peringatan Maulid Nabi, Semaan Al-Qur’an dan Lailatul Ijtima’, di Masjid Baitul Kamal, Balaikota.

Burhan menuturkan, seharusnya dalam penggantian nama masjid, Pemkot Depok tidak bisa seenaknya mengubahnya sendiri tanpa ada musyawarah terlebih dahulu. Menurutnya, Pemkot Depok tidak punya hak dalam penggantian nama.

Ia menilai, dengan penggantian nama secara sepihak berarti telah melupakan sejarah. “Ini sama saja melukai hati masyarakat Depok. Contohnya saja, nama sebuah yayasan dan diganti nama apa tidak tersinggung orang yang mewakafkannya. Apalagi, banyak laporan dari saudara kita yang mengeluh tidak bisa menggunakan masjid ini,” terangnya.

Sebelumnya, Ketua FPI Kota Depok, Habib Idrus Al-Gadri mengamuk setelah ditolak memasuki masjid Baitul Kamal saat ingin melepas jamaah Umroh bimbingannya. Menurutnya, Masjid ini dibangun oleh umat bukan dari golongan tertentu yang tinggal menikmati saja.

“Perlu ana ingatkan ya, masjid ini milik umat bukan milik golongan tertentu saja,” tegasnya.

Icha
Foto: ist.

Berita Terkait

Tags





Artikel Terkini


September 19, 2014 at 2:18 pm

Cuaca di Depok Siang-Malam Hari Diperkirakan Hujan Ringan

September 19, 2014 at 2:07 pm

Anggota DPRD Depok Pro-Kontra Bahas Sistem Pilkada