



	
<!-- Disini Penambahan Function Themes Slider -->
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>depoklikcom : situs warga depok</title>
	<atom:link href="http://depoklik.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://depoklik.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 May 2012 14:48:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Dua Tahun Ini&#8230;</title>
		<link>http://depoklik.com/2012/05/20/dua-tahun-ini.html</link>
		<comments>http://depoklik.com/2012/05/20/dua-tahun-ini.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 14:32:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>depoklik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depoklik.com/?p=13146</guid>
		<description><![CDATA[Editorial Note Hari ini tepat dua tahun kami mengenal Depok, sebuah kota satelit  yang bergandengan langsung dengan Jakarta. Semakin kami mengenal Depok, semakin kami mengerti di tengah keruwetan Depok yang masih mencari jati diri, tersimpan banyak potensi. Perlu bukti? Coba Anda buka rubrik Komunitas, Pojok UKM, atau Kuliner. Disana Anda akan menemukan segelintir potensi Depok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;"><strong><a href="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/05/media.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-13142" title="media, depoklik.com" src="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/05/media-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><span style="color: #ff0000;">Editorial Note</span></strong></p>
<p>Hari ini tepat dua tahun kami mengenal Depok, sebuah kota satelit  yang bergandengan langsung dengan Jakarta. Semakin kami mengenal Depok, semakin kami mengerti di tengah keruwetan Depok yang masih mencari jati diri, tersimpan banyak potensi. Perlu bukti? Coba Anda buka rubrik <a href="http://depoklik.com/kategori/komunitas">Komunitas</a>, <a href="http://depoklik.com/kategori/pojok-ukm">Pojok UKM</a>, atau <a href="http://depoklik.com/kategori/kuliner">Kuliner</a>. Disana Anda akan menemukan segelintir potensi Depok yang baru bisa kami gali dalam dua tahun ini.</p>
<p>Dua tahun masih waktu yang terlalu singkat, terlalu muda untuk menyimpulkan Depok dalam wawasan media kami sebagai media komunitas. Tapi itulah tantangan kami, kami terus bergerak, terus maju, terus bergulir, berharap menjadi bagian dari derap pembangunan Depok.</p>
<p>Namun, dalam dua tahun kami juga bangga menjadi bagian suka dan duka warga Depok. Kami antusias memberitakan perkembangan komunitas di Depok yang terus tumbuh. Kami bersemangat menjadi bagian dari acara-acara warga dan komunitas yang terus mewarnai Depok. Meski untuk sampai di masa-masa seperti ini, <strong>depoklik</strong> juga harus melewati sejarahnya sendiri. Penuh lika liku, penuh tantangan, selalu mengalami perubahan, namun yang pasti perubahan itu selalu melaju.</p>
<p>Hari jadi yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, yakni 20 Mei, selalu menjadi semangat tersendiri bagi depoklik untuk selalu bangkit maju seiring perkembangan Kota Depok.</p>
<p>Dan yang terpenting dari semuanya, tanpa warga dan komunitas-komunitasnya, <strong>depoklik</strong> tak akan pernah ada. Kami harapkan, kami menjadi bagian dari informasi yang inspiratif dan ikut membangun bersama warga dan komunitas Depok sepanjang tahun ini, tahun depan, tahun depannya lagi, dan sepanjang tahun.</p>
<p><strong>Redaksi<br />
</strong>Editorial Note</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depoklik.com/2012/05/20/dua-tahun-ini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tontonan Seru Sarat Nilai Pendidikan di Orkes 3 Gobang</title>
		<link>http://depoklik.com/2012/05/20/tontonan-seru-sarat-nilai-pendidikan-di-orkes-3-gobang.html</link>
		<comments>http://depoklik.com/2012/05/20/tontonan-seru-sarat-nilai-pendidikan-di-orkes-3-gobang.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 09:49:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>depoklik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademia]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[depok]]></category>
		<category><![CDATA[depoklik.com]]></category>
		<category><![CDATA[orkes 3 gobang]]></category>
		<category><![CDATA[taman ismail marzuki]]></category>
		<category><![CDATA[Teater UI]]></category>
		<category><![CDATA[Tontonan Seru Sarat Nilai Pendidikan di Orkes 3 Gobang]]></category>
		<category><![CDATA[UI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depoklik.com/?p=13140</guid>
		<description><![CDATA[Orkes 3 Gobang, teater musikal besutan UKM Teater Universitas Indonesia hari pertama yang digelar pada Sabtu (19/5) sukses dilaksanakan. Penonton tampak memenuhi Graha Bahkti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta berkapasitas 800 orang itu sejak pukul 18.00. &#8220;Untuk hari pertama penonton yang datang  631 orang, Kami berharap penonton hari kedua ini bisa lebih banyak dari yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/04/flyer-a5-sinopsis.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-12613" title="orkes 3 gobang, depoklik.com" src="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/04/flyer-a5-sinopsis-210x300.jpg" alt="" width="210" height="300" /></a>Orkes 3 Gobang, teater musikal besutan UKM Teater Universitas Indonesia hari pertama yang digelar pada Sabtu (19/5) sukses dilaksanakan.</p>
<p>Penonton tampak memenuhi Graha Bahkti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta berkapasitas 800 orang itu sejak pukul 18.00.</p>
<p>&#8220;Untuk hari pertama penonton yang datang  631 orang, Kami berharap penonton hari kedua ini bisa lebih banyak dari yang kemarin,&#8221; kata<strong><em> Project Officer</em> Orkes 3 Gobang, Aisyah</strong>, saat dihubungi <em>depoklik</em>, Minggu (20/5).</p>
<p>Aisyah mengatakan, untuk tahun ini cerita yang disajikan sedikit berbeda. Cerita yang akan dipentaskan berkaitan dengan pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada Juli Mendatang. Dan, tentu mengangkat masalah sosial dan hukum yang berkembang di masyarakat akhir-akhir ini.</p>
<p>Tak hanya itu, lanjut Aisyah, musik yang digunakan juga diadopsi dari teater musikal asal Jerman. &#8220;Tapi, kami aransemen lagi ala teater UI sehingga kemasannya lebih menarik dan menghibur,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>Orkes 3 Gobang</strong> ini menceritakan tantang kisah sorang bandit jahat bernama Makhit yang membawa lari Poly, putri tunggal Sasmita Picum, sang jurangan pengemis. Mengetahui anaknya dibawa lari, Sasmita marah dan melaporkan hal itu kepada polisi. Sayang, Makhit bersahabat baik dengan Komisaris Polisi Kartamanrna. Jadi saat Makhit tertangkap, Makhit lantas dibebaskan oleh polisi.</p>
<p>Pementasan ini juga kedatangan tamu spesial, yaitu<strong> Ketua Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta, Ramdansyah</strong> dan<strong> Politisi Partai Golkar, Indra Jaya Piliang</strong>. &#8220;Mereka akan membawakan puisi dalam pementasan nanti,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Nantinya, Orkes 3 Gobang ini juga akan dipentaskan di Festival Seni Universiti Kebangsaan, Malaysia 2012, pada 25 Mei 2012 mendatang.</p>
<p>&#8220;Pokoknya seru, mendidik dan pastinya memiliki nilai moral yang tinggi,&#8221; ujar Aisyah.</p>
<p>Pementasan Teater Musikal Orkes 3 Gobang ini dimulai pukul 19.00. Tiketnya mulai dari Rp 30.000 untuk Balkon, Rp 50.000 untuk Wing, Rp 75.000 untuk Kelas 1, dan Rp 100.000 untuk VIP.</p>
<p><strong>DN</strong></p>
<p><strong>Foto: o3b</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depoklik.com/2012/05/20/tontonan-seru-sarat-nilai-pendidikan-di-orkes-3-gobang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Media Lokal, Antara Eksistensi dan Kualitas</title>
		<link>http://depoklik.com/2012/05/20/media-lokal-antara-eksistensi-dan-kualitas.html</link>
		<comments>http://depoklik.com/2012/05/20/media-lokal-antara-eksistensi-dan-kualitas.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 09:43:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>depoklik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Antara Eksistensi dan Kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[depok]]></category>
		<category><![CDATA[depoklik.com]]></category>
		<category><![CDATA[eksistensi]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[Media Lokal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depoklik.com/?p=13138</guid>
		<description><![CDATA[Kebebasan telah menjadi satu hal yang diusung demi terciptanya optimalisasi peran media di tengah masyarakat. Kebebasan untuk memperoleh dan menyebarluaskan informasi inilah yang tidak ditemukan pada saat rezim orde baru dimana restriksi (pembatasan) terlihat masih begitu kuat. Ini menjadi hal yang sangat ironis, seperti yang disebutkan Bimo Nugroho dalam bukunya Dead Media Society mengenai dasar kredibilitas pers adalah soal obyektivitas dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/05/media.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-13142" title="media, depoklik.com" src="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/05/media-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Kebebasan telah menjadi satu hal yang diusung demi terciptanya optimalisasi peran media di tengah masyarakat. Kebebasan untuk memperoleh dan menyebarluaskan informasi inilah yang tidak ditemukan pada saat rezim orde baru dimana restriksi (pembatasan) terlihat masih begitu kuat. Ini menjadi hal yang sangat ironis, seperti yang disebutkan Bimo Nugroho dalam bukunya <em>Dead Media Society</em> mengenai dasar kredibilitas pers adalah soal obyektivitas dan independensi. Hadirnya kebebasan itu membuat media semakin mampu berkembang, meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa selalu ada tanggung jawab yang menyertai atas setiap kebebasan. Revolusi media semakin berkembang, tidak hanya terbatas pada media cetak dan online yang berbasis nasional saja, kini perlahan media lokal pun tumbuh dan berhasil meraih tempat tersendiri di kalangan masyarakat.</p>
<p>Meski berada dalam lingkup yang tidak sebesar media nasional, tapi keberadaan media lokal tidak bisa disangsikan begitu saja. Perlahan media lokal ini mulai menunjukkan eksistensinya di tengah gempuran media besar lain yang juga mulai menjamur. Sekilas hal ini menarik, mengingat geliat kemunculan media lokal disambut hangat oleh banyak pihak. Lantas kalau sudah begini, kebangkitan seperti apa lagi yang diharapkan? Bukankah euforia media lokal sudah begitu besar secara kuantitas?</p>
<p>Ternyata fenomena ini tidak berhenti sampai pada tahap itu saja. Ada problematika kritis yang menyeruak, mulai dari ketersediaan konten yang memadai, hingga independensi dari media itu sendiri. Menyoroti konten yang terdapat pada media lokal, mungkinkah kian terjebak pada isu-isu daerah, atau sebaliknya seolah hanya sebagai bentuk copy dari media-media yang sudah ada? Sementara isu lokal dan daerah tetap diangkat. Sebaiknya media lokal tidak begitu saja meninggalkan konten nasional secara umum yang tetap dibutuhkan masyarakat. Miris rasanya ketika menyaksikkan media lokal, baik itu cetak maupun online yang tidak didukung oleh kualitas konten memadai. Seolah terjebak dengan arti kata lokal itu sendiri hingga sibuk dengan tema seputar daerah, serta tanpa sadar mengenyampingkan tema nasional.</p>
<p>Ini adalah satu bagian yang sering terlewati, yakni ketika ada banyak media lokal yang lebih tergiur untuk menyajikan berita dengan cepat, hingga kesan mendalam pun dilewatkan begitu saja. Kecepatan waktu seolah menjadi hal yang begitu diagungkan, sementara analisis mendalam (<em>depth</em>) menjadi terlewati. Straight news yang merupakan berita langsung, aktual dan terkini memang berpacu dengan kecepatan waktu sehingga bisa menghasilkan tulisan yang membutuhkan publikasi dengan cepat. Namun, ada kalanya analisis mendalam pun perlu diperhatikan. Tidak hanya cepat dan sebatas berita yang merupakan rutinitas dari peristiwa semata, tapi lebih menunjukkan kedalaman berita. Hal ini bisa menghindari tulisan-tulisan yang tenggelam pada kedangkalan sebuah peristiwa tanpa ada upaya untuk menyelami dengan makna yang lebih mendalam.</p>
<p>Kuantitas boleh menjamur, tapi bagaimana kabarnya dengan kualitas? Beberapa mungkin menganggap bahwa kuantitas adalah harga mati dari sebuah eksistensi, hingga mengabaikan kualitas yang semestinya terus ditingkatkan. Ini adalah tantangan tersendiri bagi media lokal dalam mempertahankan eksistensinya, yakni dengan terus meningkatkan kualitas baik itu dari segi materi, desain hingga kedalaman informasi. Menyediakan  konten, beradaptasi dengan isu- isu lokal dan nasional disertai investigasi dan analisis yang mendalam, tentu bisa menengahi kedangkalan informasi serta menciptakan karakter tersendiri. Kini, sudah saatnya kualitas media lokal pantas untuk diperhitungkan.</p>
<p>Peningkatan kualiatas ini bukan menjadi satu-satunya hal yang diperuntukkan bagi pembaca semata, karena tanpa disadari hal ini bisa menjadi stimulus positif bukan hanya untuk masyarakat tapi juga pebisnis hingga pemerintah. Geliat media lokal pun rasanya turut berpartisipasi dalam meningkatkan peran para investor untuk lebih melirik potensi yang luar biasa dari masing-masing daerah. Peran media lokal yang terus menggali potensi daerah bisa menjadi jembatan antara pemerintah dengan investor, pebisnis hingga pelaku industri dengan turut menyediakan informasi tentang potensi apa saja yang dimiliki oleh suatu daerah tertentu. Pengelolaan yang terus ditingkatkan tentu bisa membuat semacam kedekatan tersendiri pada diri masyarakat sehingga timbul kepercayaan bahwa media lokal adalah wadah aspirasi yang tepat.</p>
<p>Ketika masyarakat memiliki harapan besar pada eksistensi sebuah media lokal, ketika itulah seharusnya media lokal menjadi media yang juga menjadi tempat masyarakat dalam mendapatkan informasi dan beraspirasi. Media lokal yang tidak sungkan memperbaharui diri terus menerus demi meningkatkan kualitas dan mampu menghalau segala bentuk resistensi yang menyertai dalam nuansa pers yang dijunjung tinggi.</p>
<p>Semoga kearifan lokal yang tertanam erat dapat terus digali sebagai potensi besar yang dimiliki masyarakatnya sendiri. Serta, media lokal sebagai wadah penyampaian inspirasi warganya dapat terus menjadi pendamping setia dalam mencari solusi atas semua permasalahan yang berkembang. Dan, dapat terus menyajikan berita-berita aktual, penting, dan bermanfaat bagi pembacanya, baik lokal, nasional, maupun internasional. Tak lupa, menjaga kualitas demi sebuah eksistensi dan penyajian berita terbaik untuk warganya.</p>
<p>Maju Terus Media Lokal Indonesia</p>
<p><strong>Tika Sylvia Utami</strong></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><em>Citizen Journalism</em></span><br />
<strong>Foto: DN</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depoklik.com/2012/05/20/media-lokal-antara-eksistensi-dan-kualitas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Botol Susu Picu Cedera Pada Bayi</title>
		<link>http://depoklik.com/2012/05/20/botol-susu-picu-cedera-pada-bayi.html</link>
		<comments>http://depoklik.com/2012/05/20/botol-susu-picu-cedera-pada-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 06:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>depoklik</dc:creator>
				<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[botol]]></category>
		<category><![CDATA[Botol Susu Picu Cedera Pada Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[cidera]]></category>
		<category><![CDATA[depoklik.com]]></category>
		<category><![CDATA[susu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depoklik.com/?p=13135</guid>
		<description><![CDATA[Bagi bayi, botol susu bayi, dot dan cangkir sippy (cangkir berpegangan) merupakan teman keseharian mereka. Hampir setiap hari, balita dan bayi berinteraksi dengan barang-barang ini. Tetapi ternyata tersembunyi risiko yang mengancam kesehatan anak. Para peneliti dari center for Biobehavioral Health and the Center for Injury Research and Policy at Nationwide Children&#8217;s Hospital menganalisis sejumlah anak di bawah 3 tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/05/sippy-4fb1f96fe4889.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-13136" title="susu, botol, bayi, depoklik.com" src="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/05/sippy-4fb1f96fe4889.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Bagi bayi, botol susu bayi, dot dan cangkir <em>sippy</em> (cangkir berpegangan) merupakan teman keseharian mereka. Hampir setiap hari, balita dan bayi berinteraksi dengan barang-barang ini. Tetapi ternyata tersembunyi risiko yang mengancam kesehatan anak.</p>
<p>Para peneliti dari <em>center for Biobehavioral Health and the Center for Injury Research and Policy at Nationwide Children&#8217;s Hospital</em> menganalisis sejumlah anak di bawah 3 tahun yang mengalami cedera terkait penggunaan barang-barang tersebut. Setelah memeriksa data yang dikumpulkan dari lebih 100 rumah sakit, peneliti menemukan lebih dari 45.398 anak di bawah usia tiga tahun masuk ke unit gawat darurat karena cedera terkait penggunaan salah satu barang tersebut sejak tahun 1991-2010.</p>
<p>&#8220;Banyak orangtua bayi yang tidak pernah menyangka adanya kemungkinan cedera yang berhubungan dengan barang ini,&#8221; ungkap Sarah Keim, peneliti<em>Nationwide Children&#8217;s Hospital in</em> Columbus, Ohio, dilansir melalui Healthday (15/5).</p>
<p>Menurut Keim dan timnya, 71 persen cedera terjadi di mulut dan 20 persennya terjadi di sekitar wajah, kepala atau leher. Penyebab terbesar diperkirakan adalah botol susu bayi, yaitu sebesar dua pertiga. Selanjutnya, penyebab kedua adalah dot (20 persen) dan cangkir <em>sippy</em> (14 persen).</p>
<p>&#8220;Kami mengira cedera ini terjadi karena anak-anak berjalan atau berlari dengan botol susu, dot atau cangkir <em>sippy</em> di dalam mulut mereka. Dua sepertiga korban cedera adalah anak-anak usia 1 tahun. Pada usia itu, anak sedang aktifnya bergerak padahal kakinya belum cukup kuat. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa sekitar 86 persen dari cedera adalah jatuh,&#8221; jelas Keim.</p>
<p>Sebagai upaya untuk menghindari cedera mulut atau gigi, Keim mengatakan bahwa para orangtua harus menyapih anak-anaknya menggunakan cangkir untuk minum susu setelah 12 bulan. Orangtua juga disarankan untuk mendorong anak-anak mereka untuk duduk ketika menggunakan barang-barang ini demi menghindari cedera akibat jatuh dan melukai diri anak sendiri.</p>
<p><strong>Innes</strong></p>
<p><a href="http://ghiboo.com/">http://ghiboo.com/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depoklik.com/2012/05/20/botol-susu-picu-cedera-pada-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yuk! Pilih Abang Mpok Depok Favorit Kamu</title>
		<link>http://depoklik.com/2012/05/20/yuk-pilih-abang-mpok-depok-favorit-kamu.html</link>
		<comments>http://depoklik.com/2012/05/20/yuk-pilih-abang-mpok-depok-favorit-kamu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 05:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>depoklik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[abang mpok depok 2012]]></category>
		<category><![CDATA[depok]]></category>
		<category><![CDATA[depoklik.com]]></category>
		<category><![CDATA[finalis]]></category>
		<category><![CDATA[polling]]></category>
		<category><![CDATA[Yuk! Pilih Abang Mpok Depok Favorit Kamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://depoklik.com/?p=13131</guid>
		<description><![CDATA[Pemilihan Abang Mpok Depok 2012 sudah memasuki tahap lanjuta. Kini, sudah terpilih 30 finalis yang akan beradu bakat, pengatahuan, dan intelektual untuk membuktikan dirinya layak menjadi duta Kota Depok. Warga Depok juga bisa berpatisipasi dalam pemilihan Abang Mpok Depok 2012. Panitia penyelenggara Pemilihan Abang Mpok Depok 2012 sudah menyiapkan cara agar warga Depok dapat memilih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/05/Spanduk-finalis-copy.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-13132" title="finalis abang mpok depok 2012, depoklik.com" src="http://depoklik.com/wp-content/uploads/2012/05/Spanduk-finalis-copy-300x156.jpg" alt="" width="300" height="156" /></a>Pemilihan Abang Mpok Depok 2012 sudah memasuki tahap lanjuta. Kini, sudah terpilih 30 finalis yang akan beradu bakat, pengatahuan, dan intelektual untuk membuktikan dirinya layak menjadi duta Kota Depok.</p>
<p>Warga Depok juga bisa berpatisipasi dalam pemilihan Abang Mpok Depok 2012. Panitia penyelenggara Pemilihan Abang Mpok Depok 2012 sudah menyiapkan cara agar warga Depok dapat memilih calon Abang atau Mpok favoritnya melalui polling sms.</p>
<p>Caranya pun mudah, untuk memilih Ketik <strong>AMD</strong> (spasi) <strong>NAMA PESERTA</strong> kirim SMS ke <strong>9981</strong>.</p>
<p>Untuk mengetahui siapa saja 30 finalis Abang Mpok Depok 2012 beserta info lengkapnya bisa dilihat <a href="http://abangmpokdepok.blogspot.com/">di sini</a>.</p>
<p><strong>DN</strong></p>
<p><strong>Foto: blog abangmpokdepok</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://depoklik.com/2012/05/20/yuk-pilih-abang-mpok-depok-favorit-kamu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

