Siswa SD Ditikam, Kota Layak Anak Tercoreng
Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail kunjungi Syaiful Munif (12), siswa kelas 6 SDN Cinere 01, Depok yang menjadi korban penusukan. Syaiful mendapati delapan tusukan di tubuhnya dari teman sekelasnya, Amien (13).
Kejadian yang menimpa Syaiful ini mencoreng Kota Depok yang baru saja dicanangkan sebagai Kota Layak Anak. Wali Kota berjanji akan tanggung seluruh biaya Rumah Sakit.
“Langkah awal Pemkot adalah bekerjasama dengan Polresta Depok untuk mengidentifikasi dan mencari solusi agar hal seperti ini tidak terulang dikemudian hari,” tuturnya kepada wartawan di RS Fatmawati, Minggu (19/2).
Sementara itu, pemerhati masalah anak, Seto Mulyadi, berencana menemui tersangka Amin, di Depok, Senin (20/2) ini. Pertemuan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi psikologis anak yang melakukan kekejian itu.
Sebelumnya, Amin menikam Saiful sebelum berangkat sekolah, Jumat (17/2) lalu. Saiful ditemukan hampir tewas di selokan Perumahan Bukit Cinere Indah dengan delapan luka tusukan dan usus terburai.
Pemicu penusukan ini adalah pencurian telepon seluler (ponsel) milik Saiful yang dilakukan Amin dan dua rekannya. Saiful meminta ponselnya dikembalikan, tetapi Amin menolak karena uang hasil penjualan barang curian itu sudah habis. Tidak tahan dengan tagihan Saiful, Amin pun menikam Syaiful dengan sebilah pisau dapur yang sudah disiapkan.
Icha/rw







